Pengertian Hukum Tata Negara Menurut Para Ahli

Posted on

Pengertian hukum tata negara menurut para ahlihukum tata negara merupakan sebuah hukum yang biasanya mengatur negara. Hukum ini mengatur instansi instansi negara, pembentukan lembaga lembaga negara, struktur kelembagaan, hak dan kewajiban antar lembaga, serta wilayah dan keanggotan suatu lembaga negara. Sebuah hukum konstitusi yang mengatur sebuah negara dalam keadaan istirahat bukanlah sebagai keadaan sebenarnya dari negara itu. Namun lebih pada negara dikaitkan dengan  pengertian hukum negara yang abstrak dan luas.

Pengertian-Hukum-Tata-Negara-Menurut-Para-Ahli

Secara lebih khusus, hukum tata negara adalah kata yang diadaptasi dari istilah yang digunakan oleh nama lapangan hukum yang sudah berkembang di negara kita. Sebuah studi menunjukan jika pengertian hukum tata negara diadaptasi dari istilah staatsrecht. Staatsrecht adalah istilah yang sudah berkembang di belanda yang menunjukan pengertian hukum tata negara dalam arti sempit. Karena artinya yang abstrak, banyak para ahli menyimpulkan pengertian hukum tersebut.


Pengertian Hukum Tata Negara Menurut Para Ahli

1. Menurut L. J Van Apeldoorn

J van apeldoom menyatakan bahwa pengertian hukum tata negara merupakan hukum yang mengatur negara dalam arti sempit. Disini, l. J van apeldoom menyatakan jika negara yang ia maksud mencakup beberapa hal seperti negara dalam arti penguasa. Negara dalam arti penguasa ini ditujukan bagi orang yang memiliki kekuasaan tertinggi dari warga negara tersebut. Yang kedua yaitu negara dalam arti persekutuan rakyat.


Baca juga: Pengertian Gen Menurut Para Ahli


Negara dalam arti persekutuan rakyat berparti ditujukan kepada sekumpulan bangsa yang hidup dan menetap dalam suatu kawasan. Bangsa ini juga berada di bawah sebuah kekuasaan menurut kaidah hukum yang sama. Yang terakhir yaitu negara dalam arti suatu wilayah tertentu. Dalam hal ini negara mengartikan tempat suatu bangsa menetap di bawahi oleh kekuasaan di atasnya.

Baca Juga :   Resistor Adalah

2. Menurut Prof. Kusumadi Pudjosewojo, S. H.

Ia menyebutkan bahwa pengertian hukum tata negara merupakan hukum yang dapat mengatur suatu bentuk negara dan bentuk pemerintahan. Hukum ini bisa mengatur apa bentuk negara itu seperti kesatuan atau federal, dan bentuk pemerintahan republik atau kerajaan. Hukum ini juga menunjukan masyarakat hukum baik yang menjadi bawahan maupun yang menjadi atasan serta hirarki atau tingkatannya.

Selanjutnya hukum ini juga menegaskan bagaimana wilayah dan lingkungan rakyat atau masyarakat yang masuk ke dalam wilayah hukum tersebut. Juga menunjukkan alat alat perlengkapan pemegang kekuasaan atau penguasa dari rakyat dan masyarakat hukum yang berlaku lengkap dengan susunan, tugas atau wewenang dan tingkakatan penimbanagna  diantara alat pelengkap tersebut.


Baca juga: Pengertian Kapitalisme Menurut Para Ahli


3.  Menurut Prof. Logemann

Pengertian hukum tata negara menurut  logemann adalah sebuah hukum yang mengatur hal hal yang berkaitan dengan dengan organisasi negara. Sedangkan pengertian negara yang disebutkan oleh prof. Logemann adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang dipercaya memiliki sebuah kekuasaan yang dapat digunakan untuk menyelenggarakan suatu masyarakat. Organisasi itu dapat berupa pertambahan jabatan atau lapangan kerja tetap.


4. Menurut Max Iver

Sedangkan, menurut max iver bahwa negara merupakan suatu organisasi politik. Maka dari itu harus dibedakan rakyat atau masyarakat. Negara adalah sebuah organisasi politik yang ada dan berkembang di dalam sebuah masyarakat, namun negara bukanlah perwujudan bentuk dari masyarakat tersebut. Negara merupakan sebuah organisasi masyarakat atau bisa disebut dengan organisatie kapstok. Nah karena istilah, hukum tata negara merupakan hukum yang mengatur terkait dengan segala yang berkaitan dengan organisasi politik tersebut, baik hubungan, kedudukan fungsi maupun wewenang.

Baca Juga :   Pengertian Anemia

  1. Menurut Miriam Budiarjo

Menurut miriam budiardjo pengertian hukum tata negara adalah sebuah integrasi yang muncul dari sebuah kekuasaan politik. Integrasi itu berupa alat dari masyarakat yang memiliki sebuah kekuasaan yang memiliki kekuatan untuk mengatur berbagai hubungan antar manusia dalam sebuah organisasi masyarakat. Tak hanya itu kekuasaan ini juga berfungsi untuk menertibkan berbagai gejala kekuasaan yang terjadi di dalam masyarakat. Manusia saat ini hidup berdampingan di dalam suasana kekerabatan kerja sama sekaligus dalam suasana antagonis yang penuh tantangan dan pertentangan.


Baca juga: Pengertian Profitabilitas Menurut Para Ahli


Negara merupakan sebuah organisasi yang dalam suatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara legal terhadap semua golongan kekuasaan lainnya dan dapat menentukan berbagai tujuan dari kehidupan bersama itu. Negara menentukan cara dan batas batas hingga  di mana kekuasaan bisa dipakai di dalam kehidupan bersama baik oleh individu, asosiasi, golongan, maupun oleh negara itu  sendiri. Dengan demikian, ia dapat mengintegrasikan dan membimbing kegiatan sosial dari masyarakat yang mendukungnya  ke arah tujuan yang hendak dicapai bersama.

Secara garis besar, pengertian hukum tata negara adalah abstrak dan dapat disimpulkan dengan hukum yang bisa mengatur semua jenis dan golongan baik masyarakat hukum atasan maupun masyarakat hukum bawahan, menurut tingkatannya yang  bisa menentukan ruang lingkup, badan fungsi dan wewenang dari badan badan tersebut.


Baca juga:


Akhir Kata

Demikianlah ulasan dari pengertian.co.id mengenai Pengertian Hukum Tata Negara Menurut Para Ahli, Semoga bisa bermanfaat untuk anda.