Resistor Adalah

Posted on

Resistor Adalah Komponen Listrik yang Perlu Untuk Anda Pahami : Bagi anda yang sedang menyusun rangkaian listrik, alangkah baiknya jika memahami setiap komponen di dalamnya termasuk resistor. Penyususnan komponen yang tepat, tentu akan membantu anda menyelesaikan rangkaian sehingga dapat berfungsi dengan benar. Untuk itu ketahui beberapa informasi tekait resistor sebagai berikut.

Resistor Adalah


Pengertian resistor

Resistor merupakan komponen yang berfungsi untuk menghambat arus listrik yang sedang mengalir pada suatu rangkaian. Setiap resistor memiliki kapasitas daya dan nilai toleransinya masing-masing, biasanya akan tercantum pada kemasan resistor tersebut. Satuan dari nilai resistror itu sendiri disebut dengan Ohm, yang dilambangkan dengan Omega ( Ὠ). Berdasarkan hukum Ohm, diketahui bahwa jumlah arus yang mengalir akan berbanding terbalik dengan nilai resistansinya. Jadi apabila jumlah arus yang mengalir semakin besar, maka nilai resistansi akan semakin kecil, begitupula sebaliknya,

BACA JUGA: Scrum Adalah


Nilai toleransi resistor

Bagi anda yang masih bingung dengan apa yang dimaksud dengan nilai toleransi pada resistor, sebenarnya toleransi resistor adalah nilai perubahan pada resistor dari sebelum operasional yang dapat dinyatakan dalam kondisi baik. Nilai ini daat terjadi jika resistor telah dioperasikan atau digunakan. Terdapat berbagai jenis nilai toleransi yang dimiliki resistor, namun yang paling banyak ditemukan adalah resistor 1% dan resistor 5%. Yang biasanya akan diinformasikan pada kemasan resistor menggunakan kode huruf maupun kode warna.


Kapasitas daya resistor

Kapasitas daya pada resistor sangat penting untuk diketahui. Setiap resitor memiliki nilai kapasitas daya yang berbeda. Nilai kapasitas ini merupakan nilai maksimum yang mampu dilewati pada resistor. Semakin tinggi Watt pada resistor, maka penampilan fisiknya akan semakin besar. Kapasitas daya resistor perlu untuk diperhatikan demi mencegah terjadinya kerusakan pada resistor maupun untuk meningkatkan efisiensi pada saat proses perangkaian. Jika kapasitas daya resistor tidak sesuai dengan daya yang dilewatkan maka dapat terjadi keruksakan seperti resistor yang terbakar. Maka dari itu perhatikan dengan baik kapasitas daya resistor yang dibutuhkan.

Baca Juga :   Pengertian Anemia

Jenis – Jenis Resistor

Jenis – jenis resistor adalah berbagai jenis resitor yang dapat diketahui dari bahan pembuatannya. Diantaranya yaitu resistor arang, resistor oksida logam, dan resistor kawat. Berikut penjelasannya:


  1. Resistor arang

Resistor arang merupakan resistor yang terbuat dari karbon atau arang. Jenis resistor ini sangat mudah ditemukan di pasaran dan biasanya berwarna krem. Jenis resistor ini tersedia dalam kapasitas daya 1/16 Watt, 1/8 Watt, ¼ Watt, ½ Watt, 1 Watt, 2 Watt, hingga 3 Watt.


Baca juga: CPO Adalah


  1. Resistor oksida logam

Seperti dengan namanya, resistor jenis ini terbuat dari oksida logam atau resistor metal film. Jenis resistor ini diketahui memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan resistor arang. Di pasaran seringkali ditemukan dengan ciri khasnya yang berwarna biru. Kapasitas daya yang dimiliki bervariasi dari 1/8 Watt, ¼ Watt, hingga ½ Watt. Resistor jenis ini biasanya akan digunakan pada perangkat militer dan industri.


  1. Resistor kawat

Jenis resistor selanjutnya adalah resistor kawat. Resistor kawat merupakan resistor yang terbuat dari kawat yang dililitkan. Semakin tinggi nilai resistansi resistor, maka kawat yang yang dililitkan akan semakin panjang. Resistor jenis ini biasanya dipergunakan pada rangkaian – rangkaian listrik yang membutuhkan kapasitas daya yang lebih besar. Ciri fisik dari resistor adalah warnanya yang hijau dan berbentuk menyerupai tabung.


Baca juga: Wahabi Adalah


Kode warna resistor

Nilai resistansi resitor dapat diinformasikan melalaui kode warna pada kemasan. Seperti contohnya jika resistor memiliki 5 cincin kode warna, menandakan bahwa pada cincin 1, 2, dan 3 merupakan nilai angka, ke – 4 menunjukkan faktor pengali, dan ke – 5 merupakan nilai toleransi dari resitor tersebut. Resistor yang ditemukan di pasaran biasanya memilki jumlah cincin 4, 5, dan 6. Kode warna resistor adalah hal yang perlu untuk dipahami untuk mengetahui nilai dari resistor tersebut.

Baca Juga :   Pengertian Anemia

Itulah dia beberapa informasi terkait resistor yang perlu diketahui. Sekali lagi, resistor adalah komponen atau bagian yang penting dalam sebuah rangkaian listrik. Maka dari itu jika anda memahaminya tentu akan lebih mudah dalam merangkai listrik yang tepat.


Baca juga:


Akhir Kata

Demikianlah ulasan dari pengertian.co.id mengenai resistor adalah, Semoga bisa bermanfaat untuk anda.