Scrum Adalah

Posted on

Scrum adalah Metode Kerja dalam Menjalankan Proyek : Pernahkah Anda mendapat proyek, namun kesulitan mengelolanya? Jika iya, Anda merupakan satu dari sekian orang yang bernasib sama. Untuk mengatasinya, Anda dapat mencoba metode kerja scrum. Scrum dapat diterapkan untuk segala jenis proyek, seperti pembuatan software, website, hardware, marketing, event planning, dan proyek lainnya. Proyek yang telah disebutkan merupakan proyek yang dikerjakan bersama tim. Dalam sebuah tim memerlukan komunikasi yang baik. Untuk dapat mengorganisir sebuah tim, Anda dapat mengandalkan metode kerja ini. Scrum pada praktikknya dapat membantu Anda dalam mengorganisir sebuah tim.

Scrum Adalah

Apa anda tertarik dengan metode scrum? Anda dapat mencoba metode scrum untuk menjalankan proyek sederhana dan singkat. Untuk memulainya, Anda perlu menentukan tiga peran yang harus ada dalam metode scrum, yaitu master scrum, produk owner, dan tim scrum. Master scrum bertugas memastikan semua proyek berjalan lancar dan melindungi tim dari gangguan. Produk owner atau pemilik produk merupakan orang yang dianggap penting dalam sebuah proyek. Pemilik produk harus memiliki visi produk yang ingin dibuat, kemudian menyampaikan visi tersebut kepada seluruh tim scrum.

Tim scrum adalah tim yang dapat mengatur pekerjaan mereka sendiri. Tim scrum bertugas melakukan analisis, implementasi, perancangan, dan pengujian. Tiap individu dalam tim berkontribusi dengan berbagai cara supaya dapat menyelesaikan pekerjaan pada setiap sprint. Inilah yang menjadi daya tarik metode scrum. Tim scrum mempunyai lintas fungsional sehingga bisa bekerja sama dalam satu kesatuan. Dengan mengaplikasikan metode scrum, Anda akan mengetahui anggota tim mana yang ahli di bidangnya dan tim dapat mengerjakan tugasnya tanpa menunggu-nunggu. Metode scrum cukup menarik bukan untuk dicoba? Anda dapat mengikuti metode scrum dengan langkah berikut ini.

Baca Juga :   Variabel Penelitian Adalah

Scrum adalah

  1. Metode Kerja dengan Langkah Awal Menentukan Tim

Tim scrum adalah bagian penting dalam menjalankan sebuah proyek. Banyaknya anggota tim scrum menyesuaikan kriteria proyek yang akan dikerjakan, biasanya 5-9 anggota tergantung kebutuhan. Anggota tim haruslah mempunyai kompetensi untuk menjadi developer, penguji, perancang, analis, dan lain sebagainya. Semua anggota tim harus bekerja sama dan dapat bertanggung jawab untuk mempresentasikan produknya di akhir sprint (tenggang waktu).


  1. Metode Kerja dengan Menggunakan Sprint (Tenggang Waktu)

Ciri metode scrum adalah menggunakan sprint. Sprint adalah tenggang waktu yang berlangsung setiap 7 hari atau bisa lebih lama dari itu. Panjang sprint biasanya tetap sama sepanjang proyek berlangsung. Sprint harus ditentukan diawal pelaksanaan proyek dan konsekuensinya semua tim harus berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan tepat sesuai sprint yang telah ditentukan.  Di akhir sprint, sebaiknya perlu dilakukan meeting membahas review atau ulasan dengan demonstrasi hasil kerja.


  1. Metode Kerja dengan Menunjuk Master Scrum

Master scrum bisa dianggap seperti manager proyek. Seorang master scrum harus dapat memastikan tim dapat bekerja dengan baik. Master scrum harus bisa menyelesaikan kendala yang dapat menghambat pekerjaan. Misalnya muncul ketidaksukaan terhadap salah satu anggota tim. Master scrum memberikan nasihat untuk meningkatkan kerja sama. Apabila tidak berhasil dan anggota tersebut menyerah, master scrum bisa mengambil keputusan dengan melepaskan anggota dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk masuk menjadi anggota.

Baca Juga :   Napza Adalah

  1. Metode Kerja dengan Menunjuk Pemilik Produk

Metode scrum adalah metode yang di dalamnya terdapat pemilik produk. Pemilik produk  ditunjuk dan bertanggung jawab terhadap produk yang dibuat oleh tim. Pemilik produk bertugas memastikan bahwa produk yang dibuat tim sesuai dengan kriteria yang dinginkan. Pemilik produk juga harus memastikan bahwa produk tersebut bisa dipasarkan ke siapa saja (pembeli akhir) yang menginginkan produk tersebut. Supaya dapat melaksanakan tugasnya, pemilik produk akan merinci dan menuliskan hal-hal yang dibutuhkan dan memasukkannya ke backlog.


  1. Metode Kerja dengan Membuat Backlog

Backlog adalah daftar kebutuhan yang diharapkan dapat diselesaikan dalam sebuah proyek. Kebutuhan yang paling penting berada pada urutan paling atas. Tim mengerjakan item dari backlog dimulai dengan urutan yang sudah diprioritaskan.  Tim selanjutnya, mengadakan meeting untuk memutuskan sprint yang dibutuhkan. Setelah sprint disepakati bersama, tim dapat segera mengerjakan proyeknya.

Scrum adalah metode yang tepat untuk mengelola proyek. Tim dapat bekerja sama supaya proyek dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Metode ini juga membantu menyelesaikan pekerjaan satu persatu sesuai sprint yang telah ditentukan.


Akhir Kata

Demikianlah ulasan dari pengertian.co.id mengenai Scrum Adalah, semoga bisa bermanfaat untuk anda.